Mengenal LED dan DLP Proyektor



Proyektor adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memproyeksikan gambar atau gambar yang bergerak ke sebuah permukaan datar. Permukaan yang digunakan biasanya dinding putih atau bener berwarna putih atau ayar LCD proyektor yang biasa dijual di toko LCD proyektor.


Proyektor dizaman dahulu hanya digunakan sebagai alat presentasi atau dalam perkuliahan saja, dengan berkembagnya zaman, proyektor tidak hanya digunakan untuk seminar atau presentasi saja, sekarang proyektor digunakan untuk hiburan atau kegiatan bioskop rumahan.


Ada beberapa jenis proyektor yang akan kita kenalkan, berikut ulasannya:
  1. LED Projector

Proyektor jenis ini lebih mengacu pada jenis lampu sumber cahayanya. Yaitu menggunkan LED sebagai pengganti bola lampu “tradisional” yang selama ini digunakan.bola lampu tradisional bisa tahan sekitar 1000-5000 jam sedangkan LED bisa tahan lebih lama dari perhitungan itu. Ini tentu sebuah kemajuan yang luar biasa dibandingkan dengan penggunaan bola lampu tradisional yang tidak mudah untuk menganti dan mendapatkannya.


Bisa LCD atau DLP yang peting sumber cahayanya menggunakan LED atau bukan. Proyeketor DLP yang menggunakan LED sebagai sumber cahayanya, tidak lagi menggunakan color whell (roda warna) untuk menghasilkan warna, tapi menggunakan 3 buah LED (merah, biru, hijau) yang menyinari DMD chip.


Kelebihan dari proyektor ini adalah mempunyai ukuran kecil hingga disebut proyektor mini atau Led mini projector dan bisa dibawa ke mana-mana atau portable dan cukup dioperasikan dengan baterai saja.


  1. DLP Projector

DLP singkatan dari Digital Light Processing Projector. Jenis projector ini mempunyai sistem kerja menggunakan ribuan cermin kecil yang tersusun dalam sebuah komponen semi konduktor optik yang dinamakan DMD chip.


Setiap cermin tersebut dapat di kontrol secara individu dan setiap satu atau beerapa cermin mewakili satu atau beberapa pixel. Ketika cermin kecil ini “on”, cermin tersebut memantulkan dan mengarahkan cahaya menuju lensa proyeksi dan diteruskan ke layar.
sebaliknya ketika cermin kecil ini dalam keadaan “OFF”, cermin tersebut membelokkan cahaya menjauhi lensa proyeksi. Dikategorikan juga sebagai reflective technology, karena memantulkan cahaya bukan melewatkan cahaya seperti pada LCD proyektor.

Sedangkan warna yang dihasilkan dengan menggunakan filter warna berbentuk roda (color wheel). Berkas cahaya dari lampu sumber cahaya dilewatkan dulu melalui roda warna ini sebelum mencapai DMD chip. Roda warna ini terdiri dari 3 warna utama, merah, biru dan hijau dan berputar sektitar 250 kali perdetik. Berikut gambar skema DLP Projector.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.