CARA MEMBANDINGKAN BEBERAPA SPESIFIKASI PROYEKTOR UNTUK MENDAPATKAN TYPE YANG TERBAIK UNTUK ANDA

MEMBANDINGKAN BEBERAPA SPESIFIKASI PROYEKTOR UNTUK MENDAPATKAN TYPE YANG TERBAIK


Mengunakan proyektor untuk mendukung pekerjaan ataupun untuk hiburan ternyata sangat membantu dan menyenangkan. Bagaimana tidak, saat pekerjaan yang seharusnya dikerjakan dalam jangka waktu beberapa minggu, dengan ditemani proyektor sahabat dapat menyampaikan materi baik pengajaran maupun pekerjaan dalam hitungan jam! Bukan hanya membantu pengisi materi, keberadaan proyektor mampu menyihir audiens menjadi nyaman berada didalam ruangan karena proyektor mampu memproyeksikan teks, grafik, gambar hingga video.
Bagi penikmat film, proyektor menjadi solusi terbaik untuk menikmati hiburan bersama keluarga dan sahabat dan yang terpenting, pengguna proyektor dapat mengatur waktunya sendiri ketika akan menjadwalkan menonton film, sehingga lebih fleksible dan tidak mengganggu pekerjaan utama. Untuk sahabat yang akan menggadakan acara acara informal seperti ulang tahun anak, keberadaan proyektor lebih membantu suasana menjadi lebih hidup. sahabat bisa bayangkan suasana ulang tahun anak yang diiringi video lagu anak dengan ukuran layar yang besar, tentu membuat anak anak lebih antusias terhadap acara tersebut.
Proyektor pun memiliki beberapa fitur yang makin update setiap waktu, mulai dari adanya fitur jaringan Local Area Network (LAN), Wireless Local Area Network (WLAN) sehingga pengguna dapat berselancar di dunia internet hingga bentuk bentuk proyektor yang mungil sebesar Handphone yang simple untuk dibawa kemana mana. Fungsi proyektor yang makin memudahkan pekerjaan pengguna, fitur fitur yang terus berkembang hingga kenyamanan waktu ketika menggunakan proyektor, menjadikan proyektor banyak diburu untuk dimiliki.
Produsen proyektor menyadari tingkat kebutuhan masyarakat akan proyektor semakin tinggi, sehingga persaingan untuk menghadirkan proyektor idaman konsumen makin ketat. Hal tersebut terkadang menjadikan konsumen bingung untuk memilih proyektor yang cocok untuk digunakan atau miliki. Alih alih ingin memiliki proyektor yang mampu mendukung pekerjaan ternyata justru proyektor tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan atau proyektor tersebut tidak tahan lama karena kurang teliti ketika memilih proyektor. Jadi, sebelum sahabat memutuskan untuk membeli proyektor jenis tertentu ada baiknya sahabat mengetahui cara membandingkan spesifikasi proyektor untuk mendapatkan type terbaik untuk sahabat.
Pada kesempatan kali ini, penulis akan membagikan tips atau cara untuk membandingkan spesifikasi proyektor sehingga sahabat mendapatkan type proyektor terbaik untuk mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh sahabat. Mendapatkan spesifikasi proyektor yang cocok dengan kegiatan, akan menjadikan hasil pekerjaan yang dilakukan sahabat lebih maksimal karena fitur fitur proyektor yang sesuai dengan kegiatan tersebut dan juga proyektor tersebut menjadi lebih awet atau tahan lama karena pemakaian brightness yang tidak boros, sehingga usia lampu lebih tahan lama. Berikut beberapa hal atau cara yang perlu sam dan mbak perhatikan untuk mendapatkan spesifikasi terbaik:

Kebutuhan

Sebelum sahabat membeli proyektor untuk mendukung kegiatan kegiatan sahabat, terlebih dahulu sahabat mengelompokan kebutuhan proyektor yang akan digunakan sehari harinya. Apakah proyektor tersebut digunakan untuk pekerjaan, untuk hiburan ataupun yang mendukung keduanya. Dengan mengetahui kebutuhan prioritas sahabat, maka spesifikasi proyektor dengan type terbaik.
Selain mengetahui kebutuhan penggunaan proyektor, sahabat juga perlu mengetahui apakah proyektor tersebut akan diletakan menetap disuatu ruangan atau berpindah pindah. Hal ini diperlukan, agar sahabat dapat memilih bentuk atau body proyektor yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk sahabat yang akan menggunakan proyektor ditempat yang tidak berubah ubah, ukuran proyektor yang besar bukanlah hambatan tetapi jika sahabt akan menggunakan proyektor secara mobile, ukuran proyektor menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Pilihlah ukuran proyektor dibawah 1kg, jika sam dan mbak memiliki aktifitas mobile yang sangat tinggi.

Membandingkan Spesifikasi

Seperti pembahasan sebelumnya, ketika sahabat memutuskan untuk membeli proyektor hendaknya sahabat mengetahui kegiatan prioritas apa yang akan dilakukan sahabat. Sehingga sahabat bisa mendapatkan spesifikasi proyektor sesuai dengan kebutuhan,  Berikut ini beberapa kegiatan dan spesifikasi proyektor yang dibutuhkan, antaralain:
  1. Dikantor (Office)

Pekerjaan merupakan hal utama yang perlu diperhatikan perkembangannya karena pekerjaan merupakan sumber penghasilan yang utama. Kerjasama team hingga penggunaan alat alat untuk mendukung pekerjaan menjadi beberapa faktor untuk mendukung makin berkembangkan pekerjaan yang sahabat miliki. Salah satu alat pendukung pekerjaan sahabat adalah proyektor, dengan adanya proyektor rapat dengan team hingga seminar dengan konsumen menjadi lebih mudah dan menarik. Lalu, proyektor apa sih yang cocok digunakan untuk kantor?
Proyektor dengan type DLP atau LCD merupakan pilihan yang cocok digunakan untuk sam dan mbak yang bekerja dikantor. Digital Light Processing (DLP) merupakan proyektor yang memiliki teknologi tercangging karena menggunakan teknologi optik semikonduktor atau biasa disebut dengan Digital Mirror Device (DMD), di dalam Digital Mirror Device terdapat 2juta micromirror.
Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh proyektor Digital Light Processing (DLP) adalah: pengaturan pixel sangat baik, Contrast ratio yang tinggi sehingga menghasilkan gambar yang lebih hidup dan gerakan gerakan yang halus, ukuran proyektor Digital Light Processing (DLP) lebih kecil, warna putih dan hitam lebih terlihat jelas dibandingkan proyektor Liquid Crystal Display), harganya tidak terlalu mahal. Sedangkan untuk kekurangan yang dimiliki oleh proyektor Digital Light Processing (DLP) adalah: hasil warnanya yang dihasilkan kurang sama antara yang dikomputer atau laptop dengan layar proyektor, proyektor DLP sangat sensitif terhadap perubahan tegangan listrik.
Proyektor Liquid Crystal Display (LCD) merupakan proyektor yang mampu menghasilkan warna yang sebenarnya. Untuk kelebihannya, proyektor Liquid crystal display memiliki beberapa kelebihan antaralain: memilihi brightness (lumens) yang sangat tinggi, warna gambar yang dihasilkan atau proyeksikan sama antara laptop dengan proyektor hal ini disebabkan proyektor liquid cystal display (LCD) memiliki 3 cermin panel secara terpisah (RGB) sehingga warna yang dihasilkan terlihat nyata, proyektor LCD merupakan tipe proyektor yang paling kuat.
  1. Disekolah atau kampus

Untuk sahabat yang bekerja di bidang pendidikan seperti sekolah dan kampus. Menggunakan proyektor merupakan hal yang lumrah diera modern ini. Proyektor yang digunakan sebagai media pembelajaran ternyata lebih efektif dibandingkan dengan papan tulis menggunakan  kapur atau spidol. Dengan proyektor, siswa dan pengajar dapat menghemat waktu karena tidak harus menghabiskan waktu untuk menulis materi dipapan dan siswa menjadi lebih mudah menangkap materi karena jarak pandang proyektor akan sampai ke sudut paling jauh serta penjelasan yang lebih menarik disebabkan penggabungkan teks, gambar hingga video.
Untuk sahabat yang akan membeli proyektor untuk kebutuhan sekolah atau kampus hendaknya memilih proyektor dengan ukuran brightness lebih dari 2000 lumens. Besarnya brightness diperlukan agar audience dapat melihat lebih jelas sehingga mampu menulis serta melihat meskipun jaraknya agak jauh. Jika ruang pembelajaran memiliki ukuran yang sangat besar, hendaknya sam dan mbak memilih proyektor dengan brightness minimal 2500 lumens.
Disekolah atau kampus sebenarnya tidak terlalu membutuhkan representasi warna, sehingga untuk contrast ratio sam dan mbak bisa menggunakan ukuran 300:1 hingga 400:1. Dengan memilih proyektor dengan spesifikasi yang tepat, maka hasil pekerjaan yang akan menjadi lebih optimal dan tentu saja proyektor yang dimiliki sam dan mbak akan menjadi  lebih awet.
  1. Home Teater

Sahabat, memiliki home teater tentu menjadi dambaan setiap keluarga. Tetapi terkadang kita masih bingung, proyektor yang cocok digunakan sebagai home teater yang memiliki spesifikasi seperti apa ya.. sahabat tidak perlu khawatir, karena penulis akan membagi tips tentang cara memilih spesifikasi proyektor yang cocok untuk digunakan sebagai home teater.
Yang perlu sahabat perhatikan ketika hendak membeli proyektor untuk kebutuhan home teater adalah besarnya brightness atau lumens. Gunakanlah brightness yang memiliki besar 800 hingga 1000 lumens, kenapa brightness yang digunakan cukup kecil? Hal ini karena, home teater tidak terlalu membutuhkan penerangan yang tinggi jadi untuk ukuran lumens bisa memilih yang kecil. Lalu bagaimana dengan contrast ratio? Untuk home teater, detail warna adalah hal yang utama, jadi pilihlah contrast ratio dengan ukuran yang besar yakni 1000:1 sampai 2000:1.
Selain brightness dan contrast ratio. Hal lain yang perlu sahabat perhatikan ketika membeli proyektor untuk berbagai jenis kebutuhan adalah usia lampu atau lamp life. Lamp life merupakan hal yang paling penting didalam sebuah proyektor,  semakin lama usia lampu maka harga proyektor tersebut makin mahal. jika lamp life ini mati, maka proyektor tidak dapat beroperasi sehingga sahabat harus mengganti lamp life pada proyektor. Ketika sahabat hendak membeli proyektor hendaknya memperhatikan usia lampu tersebut, pilihlah lamp life yang memiliki usia lampu sekitar 2000 jam. Ketika sam dan mbak menggunakan proyektor, bijaklah ketika menggunakan fitur brightness karena penggunaan brightness mempengaruhi usia lampu. Semakin sering sahabat menggunakan brightness maka usia lampu proyektor akan semakin boros.
Resolusi pada proyektor juga perlu sahabat perhatikan ya, ketika hendak membeli proyektor untuk berbagai macam kebutuhan. Resolusi pada proyektor berfungsi sebagai ketajaman dan kualitas gambar, semakin besar resolusi pada sebuah poyektor maka gambar yang dihasilkan semakin tajam. Beberapa resolusi pada proyektor, antaralain sebagai berikut:
  • Ultra Extended Graphics Array, biasanya disingkat dengan UXGA -1.920.000 pixels (1600x1200).
  • Super Extended Graphics Array, biasanya disingkat dengan SXGA -1.310.720 pixels (1280x1024).
  • Extended Graphics Array, biasanya disingkat dengan XGA -786.432 pixels (1024x748)
  • Super Video Graphics Array, bianya disingkat dengan SVGA -480.000 pixels (800x600)
Dari penjelasan diatas, sahabat tentu sudah mendapat spesifikasi yang cocok untuk kegiatan yang dilakukan sahabat sehari hari. Periksa pula hardware yang miliki proyektor ya, seperti Video signal input serta software tambahan seperti wireless, networking, angled projection, auto focusing, memory expansion slot, built-in speakers, DVI input, HDTV ready dan lain sebagainya.
Untuk video signal input pada proyektor, sahabat dapat memilihnya yang sesuai dengan kebutuhan sahabat karena tiap proyektor menawarkan fitur yang berbeda beda. Beberapa video signal input yang biasanya terdapat pada proyektor adalah sebagai berikut:
  • HDTV connector. HDTV connector dapat digunakan untuk koneksi yang medianya memiliki support High Definition Format. Format tersebut biasanya terdapat pada konsol game dan juga DVD player
  • S-Video. Video S-Video pada proyektor berfungsi untuk menyambungkan ke VCR, DVD hingga Camcorders
  • DVI connector. Pada proyektor yang memiliki DVI (Digital) connector, proyektor dapat tersambung dengan graphic card seri terbaru dimana seri tersebut dapat mensupport digital connection
  • VGA connector. Pada VGA (Analog) connector yang terdapat pada proyektor memiliki fungsi untuk menghubungkan proyektor dengan laptop atau PC

Tempat Proyektor di Letakan.

Hal lain yang perlu sahabat perhatikan untuk memilih spesifikasi proyektor yang tepat adalah penempatan proyektor. Karena penempatan yang ditempat yang redup dan terang menjadikan faktor yang harus diperhatikan sebelum membeli proyektor, agar proyektor yang dipilih dapat bekerja secara optimal.
Untuk sahabat yang bekerja dikantor atau sekolah yang memiliki ruang dengan cahaya yang agak redup, hendaknya memilih proyektor dengan ukuran brightness atau lumens yang tinggi. Proyektor ditempat yang gelap membutuhkan tingkat cahaya yang lebih banyak sehingga memudahkan audiens untuk membaca dan melihat hasil proyeksi dari proyektor. Sebaliknya, untuk sahabat yang akan menempatkan proyektor diruang yang terang tidak terlalu membutuhkan brightness atau lumens yang tinggi, karena lingkungan yang terang cukup membantu kecerahan dari hasil proyektor.
Sedangkan untuk sahabat yang akan menggunakan proyektor sebagai home teater, hendaknya memilih ruangan yang agak redup. Karena pada home teater tidak terlalu membutuhkan brightness yang tinggi. Ruangan yang redup justru membantu proyektor menghasilkan gambar dengan warna yang cerah dan tajam, sehingga video atau film yang diputar terlihat nyata.

Demikian sahabat, beberapa hal yang perlu sahabat perhatikan ketika hendak membandingkan spesifikasi proyektor untuk mendapatkan type proyektor yang terbaik. Selamat mencoba, semoga bermanfaat ya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.